Harvey Comics - Casper The Friendly Ghost Desember 2010

contoh RESENSI NOVEL RAIN VIRUS and BLACKMOCCA

Senin, 06 Desember 2010

BAHASA INDONESIA
RESENSI NOVEL
RAIN VIRUS and BLACKMOCCA

Karya : SALLY AYUMI

DISUSUN OLEH : Denanda Mahdiah




KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan karunia-Nya kepada kita bersama dan khususnya kepada Penulis sehingga dapat menyelesaikan Resensi ini dengan sebaik-baiknya dan tepat pada waktunya.
Resensi ini dengan judul “Sinopsis dan Analisis Unsur Intrinsik Novel”. Novel yang kami analisis berjudul ‘’ Rain Virus and Blackmocca ‘’Setiap novel yang baik tentunya memiliki unsur intrinsik masing-masing. Unsur intrinsik yang terdapat dalam novel perlu dianalisis sehingga kita mampu lebih memahami unsur intrinsik yang ada dalam novel tersebut.
Resensi ini tentunya belum sempurna dan masih terdapat berbagai kekurangan. Oleh karena itu Penulis sangat mengharapkan masukan dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi lebih baiknya karya tulis ini.
Penulis sampaikan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam terselesaikannya karya tulis ini. Semoga hasil resensi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Akhirnya Penulis ucapkan sekian dan terima kasih.




Kayuagung, November 2010


Penulis










DAFTAR ISI

I. KATA PENGANTAR 1
2. DAFTARISI 2
3. PENDAHULUAN 3
3.1. Tujuan Penyusunan Novel 3
3.2. Manfaat 3
3.3. Audiens (Sasaran) 3
3.4. Sistematika Novel 3
4. PEMBAHASAN 4
4.1. Sinopsis Novel Rain Virus Dan Blackmocca 4
4.2. Identitas Buku 8
4.3. Isi Resensi 9
4.4. Susunan Penyaji 9
4.5. Hal-hal Yang Menarik dari Novel 9
4.6. Kelemahan Novel 9
4.7. Kelebihan Novel 9
4.8. Unsur-unsur Intrinsik Novel 9
4.8.1. Tema 9
4.8.2. Alur 9
4.8.3. Watak / Penokohan 10
4.8.4. Sudut Pandang 10
4.8.5. Gaya Bahasa / Majas 10
4.8.6. Setting /Latar 10
4.8.7. Amanat 11
5. PENUTUP 12
5.1. Kesimpulan 12
5.2. Saran 12
6. DAFTAR PUSTAKA 13


3. PENDAHULUAN

3.1. Tujuan Penyusunan Novel
• Untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia
• Untuk menambah wawasan dan dan mengasah kemampuan untuk membuat resensi
• Untuk melatih diri dalam bekerja, dan kami ingin memberitahukan kepada seluruh masyarakat tentang isi novel ini layak atau tidaknya untuk dibaca
3.2. Manfaat
• Novel ini bermanfaat bagi semua masyarakat khususnya para remaja.
• Untuk mengetahui cerita kehidupan sehari-hari para remaja
3.3. Audiens (Sasaran)
• Novel ini ditujukan untuk masyarakat luas dari kalangan bawah, menengah, atas. Khususnya para remaja, para siswa SMA, mahasiswa
3.4. Sistematika Novel
• Novel ini tersusun secara sederhana, dimulai dari pembukaan, isi dan penutup cerita


4. PEMBAHASAN
4.1. Sinopsis Novel Rain Virus And Blackmocca

Laki – laki itu selalu duduk diberry’s cup setiap pukul 3 sore.pulang sekolah aku selalu memperhatikannya dibalik semak-semak . kusebut ia Mr.Ice . yah Mr.ice karena ia selalu akrab dengan seorang yang ia kenal saja.aku mengenal pemilik berry’s cup tersebut namanya paman ben.Ia memiliki seorang pegawai yang kukenal yaitu janet dan robin.
Suatu hari aku datang keberr’s cup untuk membeli milkshake.aku bertemu dengan paman ben.aku mengajukan untuk bekerja diberry’s cup tetapi paman ben menolakku karena umurku tidak cukup lagian aku masih sekolah.aku boleh bekerja ketika akuberumur 19 tahun!.
Hari yang kutunggu datang juga umur kutelah 19 tahun dan aku telah lulus sekolah.paman ben menepati janjinya. Dihari pertama aku bekerja Mr.ice yang telah mempermalukanku disemua orang.akan tetapi aku tidak akan pernah menyerah. Lama kelamaan Mr.ice mulai menerimaku.
Suatu hari aku membeli buku didenn’s park . sebelum membeli buku,aku membeli arum manis.hujan turun membasahi arum manisku semua orang berlari mencari tempat berteduh,tetapi ada seorang cowok yang menantang hujan sangat deras yaitu ERICK . aku mendekatinya dan menyuruhnya untuk bereduh tetapi ia tidak mau disaat itu aku menyatakan cintaku kepada erick dan erick mengajariku dansa dibawah hujan yang deras.
Aku tetap bekerja meski badanku sedikit panas. Erick menghampiriku dan melihat tingakahku yang tidak beres ia segera memeriksa tubuhku. Ku merasa dikepalaku sangat dingin dan sekarang aku berada diruangan paman ben ada seorang dokter yang sedang memeriksa tubuhku dia adalah dokter hans.
Aku mulai akrab dengan erick.aku mengajaknya untuk menonton film,sebelum itu aku membeli popcorn dan soda dengan ukuran jumbo tetapi dengan cepat erick mengubahnya dan kami menonton dengan masing-masing popcorn dan soda . aku sangat kesal!.
Aku menanyakan dengan erick yang membuat mengganjal dipikiranku. Erick sangatbterkejut mendengar kata-kataku dengan tiba-tiba . ia sangat marah dan meninggalkanku sendirian disana. Aku mulai mengenal andy karena dia yang waktu itu memberhentikan bus ketika aku telat kesekolah. Ia mulai mengisi kekosonganku .
Andy sangat baik dan perhatian samaku beda sekali dengan erick. Tapi hatiku masih ingat dengan erick . suatu hari aku dan andy pergi ke sebuah mall untuk membeli minuman dan disana aku melihat erick. Malamnya aku stress dan tidak bisa tidur. Aku menelpon mel, sahabatku dan menceritak semua kepadanya.
Aku datang keberry’s cup untuk menemui paman ben dan ingin tahu dimana erick sekarang berada tetapi janet melarangku untuk bertemu dengan paman ben. Aku tak perduli aku masuk keruangan kecil tempat istirahat paman bend an kulihat disana ada sosok erick. Aku


sangat terkejut paman bend an janet pergi. Aku bicara dengan erick empat mata tetapi ia ingin pergi.pintu kutahan dengan punggungku dan ia keluar lewat jendela terbuka. Aku menangis.
Aku menceritakan semua dengan andy bahwa aku masih mencinttai erick dan ingin selalu bersamanya. Andy mengerti tetapi jika erick tidak kembali kepadamu ia akan tetap menunggu untukku. Aku memberi erick waktu seminggu. Pada hari terakhir ia mengirimkan pesan kepadaku dan ia menyuruhku untuk ketaman bunga ditempat kami berdansa.
Aku menjalani hubungan dengan erick sangat begitu indah sekarang erick mulai terbuka dan sangat romantis. Erick mengajakku kemall dn kami membeli eskrim rasa coklat. Kami sangat asyik memakannya.erick menanyakan kepada ku rumah impianku.ia juga bilang bahwa ia akan pergi kejepang untuk menulis karya nya yang terbaru. Didalam hati erick itu hanya kebohongan yang ia buat agar amy tidak tahu yang sebenarnya. Kalau amy mengetahuinya pasti ia akan jijik dan meninggalkannya untuk selamanya.
Eskrim erick terkena darah yang keluar dari hidungnya. Aku segera memanggil taksi tetapi ia melarangku dan menyuruhku untuk pulang. Aku pulang dengan wajah cemas. Erick dibawa dokter hans kerumah sakit, aku sangat cemas dan setiap hari aku berkunjung keberry’s cup. Dan paman ben memberikanku surat .
Untuk amy
amy gadis pertama yang kuajak menikmati hujan dan indahnya pelangi. aku berterima kasih atas doa dan semangatmu. aku sangat sibuk dan tak sempta memikirkan hal lain selain pekerjaan ku. aku ingin kau baik-baik saja. aku ingin kau senantiasa berdoa untukku, untuk kita. tetaplah ceria dan kejarkanlah impianmu juga disana. aku hanya bisa menjadi hujan dan blackmocca dalam setiap lints kenanganmu, pahit tak menyenagkan dan hanya membuatmu sakit. amy berjanjilah untuk tetap bahagia apapun yang terjadi. karena hanya dengan itu aku bisa berrnafas lega terima kasih atas lengkungan senyuman yang indah ada diwajah putihmu. kuharap surat ini mampu menjawab segala keluh dan resahmu. tunggulah kabar selanjutnya dariku. jaga dirimu baik-baik karena aku hanya punya satu gadis yang aku cintai dalam hidupku.
Erick Westmorland
Aku tersenyum. baru kali ini aku membaca tulisan tangan nya. dua minggu berlalu sejak kuterima surat dari erick kini aku lebih ceria.
Hari ini aku berkunjung ke berry’s cup dan aku sengaja membeli kan paman ben setu buah bunket. sesampainya ia disana aku menghampiri janet yang sedang mengelap meja. aku menunjukkan bunga yang kubawa untuk paman ben tetapi janet terdiam. dia memandang ku dengan tatapan aneh.
Janet mengajak amy untuk kesudut ruangan dan ia menyampaikan pesan yang disampaikan untuk amy yaitu untuk datang rosemary ke kamar VIV nomor 2 dilantai lima. aku tertawa mendengar nya tapi ku melihat wajah janet yang serius dan sepertinya ia tidak main-

main. aku langsung bergegas ke hospital rosemary kekamar VIV nomor 2 dilantai lima tetapi untuk memastikannya aku menanyakan kepada suster.
Suster itu kemudian menunjukkan koridor sebelah kirinya. aku juga disuruh suster itu memakai baju dan masker. aku mengetuk pintu nya tak ada. mungkiin paman ben sedang tidur aku memutuskan untuk masuk. bau obat-obatan tercium, tapi aroma strawberry tercium dari sudut sana. dia mengenakan masker oksigen. badannya kurus dan matanya cekung dan itu tampaknya bukan paman ben.
Tiba-tiba dokter hans masuk dan beliau bilang bahwa erick kambuh lagi. aku terdiam tubuh ku gemetar. aku melihatnya laki-laki itu dipegangi oleh kedua suster dari hidung dan mulutnya tersembur darah. wajah pria itu berlumuran darah dan matanya terpejam berulang-ulang.
Aku tersimpuh dilantai, menangisi keadaan nya tak tahan aku mendengarkan batuk-batuk yang keras. pamn ben menyuruhku untuk membuka laci karena erick menuliskan surat untukku. kubuka laci dan ternyata ada surat yang tertulis untuk amy
Untuk amy
Aku memang seorang pembohong. selama ini aku menyembunyikan kebenaran darimu. aku mengidap virus HIV poositif, AIDS. virus adalah alasan dari semua sikapku terhadapmu. virus itu juga penyebab mengapa aku tak ingin berbagai popcorn dan coca cola denganmu, mengapa aku mendapatkan meja sekaligus peralatan makan khusus dari paman ben, mengapa aku tidak punya teman, mengapa aku tidak kuliah dan mengapa aku tak pernah menciummu.
Amy, aku sangat hafal dan paham cara-cara penularan virus ini, tetapi sedikit aku tak ingin berbagi penderitaanku. amy, bila kau membaca surat ini dan aku sudah pergi jauh. kenanglah HUJAN , VIRUS DAN BLACKMOCCA …
Erick Westmorland
Aku meminta izin untuk merawat erick sampai ia sembuh dan kedua orang tuaku mengizinkan. ketika suster masuk membawakan makanan. aku menyuapkan makanan tersebut kepada erick ketika ia ingin minum ia mengeluarkan batuk yang bercampur aduk dengan air yang ada digelas. aku ingin membantu akan tetapi erick dengan kasar mendorong tubuh ku hingga ku terpental.
Aku segara keluar dan memanggil suster, ketika aku kembali keruangan tersebut dan erick sudah tidur dengan pulas. aku disuruh erick mengecek darah ku besok dengan dokter hans
Hasil darah ku telah keluar aku menunjukkan dengan erick bahwa aku tidak apa-apa. lalu ia pun tersenyum. mel datang menjenguk erick yang sedang sakit.
Esok pagi nya aku menelepon mel untuk mengajak andy karena Erick ingin sekali bertemu dengan andy. andy dan mel datang keruangan dimana andy dirawat. aku berada didalam ranjang tidur nya erick karena aku ingin mendengar pembicaraan mereka.


Mel keluar untuk mencari makan. erick memberikan kepercayaan kepada andy untuk menjagaku jika suatu saat erick teelah tiada.
Pagi ini aku mengajak erick untuk pergi jalan-jalan ketaman. erick ingin pergi keluar dan bosan jalan-jalan disekitar sini. ia pergi menghilang dari pandanganku akhirnya aku menelpon dokter hans dan ia segara datang.
Sore nya erick telah berada dikamar dengan membawa setangkai harum manis. aku melihat usahanya menetes kan air mata.
Dokter hans memberi tahu ku bahwa hari ini erick sudah boleh untuk pulang. erick bukannya langsung pulang malah ia pergi ke hutan denn’s park. erick terlihat bahagia meski wajah nya pucat, tangan nya dingin, disaat detik terakhir erick ingin aku selalu ada untuk nya.
Aku bisa merasakan detak jantungnya yang lambat, lambat sekali, satu persatu dan lambat laun berhenti. Mataku terbelalak kaget. tapi erick pada saat detik terakhir nya ia tersenyum dan dipipinya mentes kan air mata.
Begitulah cara tuhan mengajariku nilai sakti sebuah cinta.
Dokter hans, paman ben, kedua orangtua ku, janet, dan robin. mereka telah membuat rencana dibelakangku. kami semua mendatangi rumah erick. dokter hans memberikan kunci rumah erick tersebut kepadaku. aku mulai membuka nya, aku sangat terkejut ketika melihat terbentang tman bunga warna-warni seperti rumah impianku yang erick tanyakan kepadaku waktu itu. aku tersenyum
Cinta baru yang benar-benar baru karena tak akan bisa menggantikan kenangan indah antara aku dan erick yaitu RAIN , VIRUS AND BLACKMOCCA .


4.2. Identitas Buku

a. Judul Buku : Rain, Virus, and Black Mocca
b. Jenis Buku : Fiksi
c. Pengarang : Sally Ayumi
d. Penerbit :Masmedia Buana Pustaka, Anggota IKAPI
e. Cetakan : I- Sidoarjo, April 2010
f. Halaman Buku : 168 halaman
g. Panjang dan Tebal Buku : 20 cm ; 0,9 cm
h. Jenis Kertas : Quarto
i. Harga Buku : Rp 34.900,00

4.3. Isi Resensi
4.3.1. Susunan Penyaji

Novel yang berjudul Rain, Virus, and Black Mocca ini dalam penyajiannya sudah cukup baik sebagai bacaan para remaja. Dimulai dari pembukaan cerita sampai penutup cerita sudah baik karena dari satu cerita ke cerita lainnya tidak bertele-tele atau menyambung. Dan uniknya lagi pengarang dapat mengajak pembaca untuk berfikir akhir dari cerita novel itu.
4.3.2. Hal-hal yang menarik dari novel
Novel ini bisa menarik perhatian para pembaca.Dari setiap bagian cerita ke bagian cerita yang lain bisa membuat penasaran para pembaca dan para pembaca ingin cepat menyelesaikan membaca novel ini dan mengetahui akhir cerita.
4.3.3. Kelemahan Novel
• Terlalu banyak bahasa asing
• Harga novel terlalu mahal
4.3.4. Kelebihan Novel
• Cover (sampul) novel sangat menarik
• Kertas novel menggunakan kertas quarto
• Perwatakan tokoh mudah dimengerti
• Menceritakan kehidupan para remaja sekarang
4.3.5. Unsur-unsur Intrinsik
A. Tema : Masalah Percintaan temanya yaitu : Cinta Itu Buta

B. Alur : Alur yang digunakan adalah alur campuran
• Alur Majunya ketika :
- Erick menanyakan kepada Amy tentang rumah impian yang diinginkan Amy
- Erick ingin membaghagiankan Amy
- Perubahan sifat Erick yang lebih terbuka setelah terjadinya konflik
• Alur Mundur ketika :
- Erick menceritakan terjadinya virus yang menyerang erick melalui Via surat

C. Watak/Penokohan :
Erick/ Mr. Ice :misterius
• Amy : Agresif, baik, pengertian, sabar
• Paman Ben : Baik, pengertian
• Dokter hans : Baik, sabar
• Mel : Baik, sabar, setia kawan
• Andy : Perhatian, baik, setia menunggu
• Janet : Egois, baik
• Robin : Baik
D. Sudut Pandang : Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan dirinya terhadap cerita atau dari sudut mana pengarang memandang ceritanya.
- Sudut pandang Amy sebagai tokoh orang pertama
- Erick sebagai orang ketiga
- Gaya Bahasa : hiperbola “hewan lentik jelmaan bidadari menari gemulai “ , “kupayungi pelangi ketika diiringi kicau nuri “
E. Setting/Latar :
- Latar Tempat :

o Berry’s cup
o Denn’s park
o Joy zone
o Rumah Amy
o Rumah sakit
o Di halte bus
o Bioskop
o Pasar/mall
o Peanut street
o Di kampus
o Taman bunga
o Rumah erick
-Latar waktu :
o Di pagi hari pada saat amy bangun tidur
o Di siang hari pada saat Amy kuliah
o Di sore hari pada saat amy berkerja di Berry’s cup
o Di malam hari ke taman bunga dengan erick


F. Amanat :
Amanat yang bisa kita ambil dalam novel ini adalah betapa saying dan setianya Amy kepada Erick. Walaupun erick dalam keadaan sakit parah yaitu terkena HIV positive, AIDS, dan TBC. Amy tetap setia hingga Akhir hayat Erick. Inilah yang disebut kesetian cinta.


5. PENUTUP
5.1. Kesimpulan

Dari Cerpen yang saya analisis dapat disimpulkan bahwa Cerpen yang baik adalah cerpen yang memiliki unsur-unsur penunjang baik dari luar maupun dari dalam. Unsur yang menunjang novel dari dalam atau yang lebih dikenal sebagai Unsur Intrinsik meliputi Tema, Tokoh dan Penokohan, Latar atau Setting, Alur atau Plot, Sudut Pandang atau Point of View dan Amanat.Dalam melakukan analisis ternyata banyak sekali kesulitan yang saya dapatkan, salah satunya sulitnya mencari sumber data terutama mencari pendapat ahli tentang definisi suatu istilah.

5.2. Saran
Setelah saya membaca isi novel “rain,virus,and blockmocca” saranya yaitu kepastian antara hubungan andy dan amy setelah erick meninggal.



DAFTAR PUSTAKA

Ayumi , sally . 2010 . Rain virus and blackmocca . Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka